Bacaan dan Do'a Agar Tidak Sedih, Galau, Gelisah, Stress dan Supaya Hati Tenang






Muslimah sedih dan galau

Banyak permasalahan yang dihadapi oleh setiap orang dalam kehidupan. Dari mulai masalah sendiri, masalah keluarga, masalah pekerjaan dan lain sebagainya.

Bagi orang yang tidak punya iman atau orang sekuler pelampiasan ketika sedih, galau, gelisah atau stress bisa jadi bermacam-macam, ada yang menghilangkan dengan nonton film, minum minuman beralkohol agar lupa, bahkan ada yang sampai bunuh diri, Na'udzubillah.

Bagi kita seorang muslim tentu cara menghilangkan perasaan sedih, galau, gelisah atau stres tidak melakukan hal-hal yang justru dilanggar syariat seperti contoh di atas.

Karena Islam adalah agama yang paripurna yang mengatur segala aspek kehidupan. Bahkan dalam masuk kamar mandipun Islam engaturnya. Masayaallah, beruntunglah kita sebagai seorang yang muslim lagi beriman.

Do'a Agar Tidak Sedih, Galau, Gelisah, Stress dan Agar Hati Tenang

Doa ini sangatlah mashur dikalangan umat Islam, bahkan banyak orang yang sudah menghafalnya di luar kepala doa ini.

Doa agar terhindar dari perasaan sedih dan gelisah ini biasa juga disebut doa agar terbebas dari hutang yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah.

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ
وَاَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ
وَاَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ
وَاَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّ جَالِ

(Allahumma inni a’uuzubika minal hammi wal hazan. wa a’udzubika minal ajzi wal kasali, wa a’udzubika minal jubni wal bukhli, wa a’udzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijaal.)

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung padaMu dari rasa sedih dan gelisah, aku berlindung daripada sifat lemah dan malas, dan aku berlindung padamu dari sikap pengecut dan bakhil, dan aku berlindung padaMu dari cengkaman hutang dan penindasan orang." – Sahih Bukhari


Beberapa Penyebab Hati Gelisah, Galau dan Stress

Sedangkan beberapa penyebab hati galau dan stres di era digital ini biasanya kurangnya pergaulan.

Banyak orang yang stress karena tidak punya teman untuk curhat tehadap masalah yang menimpa dirinya.

Misal masalah pekerjaan, masalah keluarga, atau masalah-masalah lainnya, banyak orang lebih suka curhat di media sosial tanpa mencari solusi secara riil.

Akibatnya banyak orang enggan bergaul dan lebih suka menyendiri dengan gadgetnya di dalam kamar, tanpa mau keluar rumah atau bergaul dan berinteraksi dengan orang di sekitarnya.

Di era digital seperti ini banyak orang yang lebih suka esklusive dan menyediri, padahal dengan berinteraksi dan bersosial di dunia nyata, terkadang bisa menemukan solusi permasalahan yang sedang melilit kita.

Misal dengan mendatangi kajian-kajian Islam di masjid-masjid atau mengunjungi saudara.

Rasulullah sejak dulu bahkan menganjurkan umatnya untuk saling bersilaturrahmi antar sesama, bahkan dalam sebuah hadist, silaturrahmi dapat memperpanjang umur.

Islam Menganjurkan Untuk Senantiasa Bersilaturrahmi


Disebutkan dalam Shahîh al-Bukhâri dan Shahîh Muslim, dari Abu Ayyûb al-Anshârî:

أَنَّ رَجُلًا قَالَ : يا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِمَا يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ وَيُبَاعِدُنِي مِنَ النَّارِ فَقَالَ النَّبِيُّ : لَقَدْ وُفِّقَ أَوْ قَالَ لَقَدْ هُدِيَ كَيْفَ قُلْتَ ؟ فَأَعَادَ الرَّجُلُ فَقَالَ النَّبِيُّ : تَعْبُدُ اللَّهَ لَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ وَتَصِلُ ذَا رَحِمِكَ فَلَمَّا أَدْبَرَ قَالَ النَّبِيُّ : إِنْ تَمَسَّكَ بِمَا أَمَرْتُ بِهِ دَخَلَ الْجَنَّةَ

Bahwasanya ada seseorang berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku tentang sesuatu yang bisa memasukkan aku ke dalam surga dan menjauhkanku dari neraka,” maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sungguh dia telah diberi taufik,” atau “Sungguh telah diberi hidayah, apa tadi yang engkau katakan?” Lalu orang itupun mengulangi perkataannya. Setelah itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu pun, menegakkan shalat, membayar zakat, dan engkau menyambung silaturahmi”. Setelah orang itu pergi, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika dia melaksanakan apa yang aku perintahkan tadi, pastilah dia masuk surga”.

Silaturahmi juga merupakan faktor yang dapat menjadi penyebab umur panjang dan banyak rizki. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi”. [Muttafaqun ‘alaihi].

Beberapa Do'a dan Bacaan Agar Hati Tenang, Tidak Sedih, Galau, Gelisah dan Stress


Selain doa di atas, beberapa do'alain yang bisa dibaca agar hati tidak sedih, tidak galau dan gelisah dan agar hati merasa tenang di antaranya:


رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

(Rabbish rahli sadri. Wayassirli amri. Wahlul uqdatam millisani. Yafqahu qauli)

Artinya: "Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka faham ucapanku." – Surah Taha Ayat 25-28

حسبن الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير

(hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir)

Artinya: "“Cukuplah Allah sebagai tempat diri bagi kami, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami.” – Surah Al-Imran Ayat 173


اللهُمَّ لا سَهْلَ إلا مَا جَعَلتَهُ سَهْلا وَ أنتَ تَجْعَلُ الحزْنَ إذا شِئْتَ سَهْلا

(Allahumma la sahla illa ma ja’altahu sahla wa anta taj’alul hazna iza syi’ta sahla)

Artinya: “Wahai Tuhanku, tiada kemudahan melainkan apa yang Engkau jadikan mudah dan perkara yang susah boleh Engkau jadikan mudah apabila Engkau mengkehendakinya.” – Sahih Ibnu Hibban


يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْث

(Yaa hayyu yaa qayyuumm. Bi rahmatika astaghiiths.)

Artinya : "Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak memerlukan segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan." – Hadis Riwayat Tirmidzi


اَللّٰهُمَّ اِنِّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِالْبَلَاءِ وَدَرْكِ الشَّقَاءِ وَسُوْءِ الْقَضَاءِ و شَمَاتَةِ الْاَعْدَاءِ

(Allahumma inni a’uuzubika min jahdil bala’. Wa darkish shaqa’. Wa suu il qadhaa’. Wa shamaamatil a’daa’.)

Artinya : "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menemui penderitaan, dari takdir yang buruk & dari keberhasilan musuh" – Sahih Bukhari

Amalan-amalan Agar Hati Tenang dan Tidak Gelisah

Memperbanyak Istighfar, Zikir dan Mengingat Allah

Dengan berdzikir dan mengingat Allah, maka hati akan terasa tenang, perasaan gelisah, gundah gulana, stress dn semacamnya akan hilang dengan mengingat Allah, Istighfar dengan membaca Astaghfirullahal 'adzim. Atau berdzikir  dengan membaca do'a-so'a yang sudah kami tulis di atas tadi.

Dan masih banyak lagi ucapan dzikir-dzikir singkat lainnya, semisal dengan mengucap takbir, tahlil maupun tahmid.

Tahlil : Laa Ilaha Illallah
Takbir: Allahu Akbar
Tahmid : Alhamdulillah
Istighfar : Astaghfirullahal 'adziim

baca juga: Bacaan Sayyidul Istigfar dan Maknanya, Arab Latin


Membaca Ayat-ayat Alquran Karena Alquran Adalah Obat (Syifa)

Alqur'an selain disebut Al-Furqon (pembeda) juga biasa disebut sebagai Asy-syifa yang artinya penawar atau obat.

Salah satu obat penawar penyakit hati adalah membaca ayat-ayat Alquran atau mendengarkan baik-baik orang yang sedang membaca Alquran.

Membaca atau mendengarkan Alquran dengan hati yang khusyuk akan membuat batin menjadi tentram, jiwa menjadi tenang, pikiran menjadi segar kembali, dan hidup menjadi terasa damai. insyaallah.

Dianjurkan membaca Surah Yaasin

Ustadz Abdul Somad, pernah menjelaskan dalam tafsir Ibnu Katsir barang siapa yang membaca surah Yasin, maka perkara-perkara yang sulit akan dimudahkan (Baca: Sholawat Syifa Atau Sholawat Tibbil Qulub)

Sholat Tahajjud atau Sholat Malam

Sholat Tahajjud dilakukan saat malam hari di mana suasana di malam hari umumnya adalah kondisi yang tenang, karena orang sudah jarang melakukan aktifitas karena sedang istirahat untuk tidur.

Dengan mendirikan salat tahajud, jiwa akan menjadi kuat dan hati akan mendapat ketenangan dalam menghadapi cobaan.

Selain itu, doa mustajab adalah doa yang dilakukan pada malam hari setelah sholat tahajjud.

Demikian mengenai pemaparan do'a dan bacaan agar tidak sedih, tidak galau, gelisah setres dan agar hati merasa tenang. semoga artikel ini memberikan manfaat untuk para pembaca setia akhwatmuslimah.net. Aamiin


Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bacaan dan Do'a Agar Tidak Sedih, Galau, Gelisah, Stress dan Supaya Hati Tenang"

Posting Komentar